Category Archives: Pendidikan

Cara Mengajarkan Anak Menjadi Pintar Sejak Dini

mengajari anak menjadi pintar

Memiliki anak yang pandai sekaligus cerdas adalah impian dari orang tua. Anak yang pandai akan menjadikan orang tua bangga karena prestasi-prestasi yang diraihnya. Oleh sebab itu, penting bagi orang tua untuk mengajarkan hal-hal positif kepada anak mulai dari kecil. Terutama bagi seorang ibu mendidik anak dengan membentuk kepribadian yang baik merupakan tanggung jawab besar yang harus dilakukan karena seorang ibu merupakan pokok utama pendidikan anak.

Baca juga Perencanaan untuk Mencukupi Biaya Pendidikan Anak

Anak yang cerdas dan pandai sudah dapat terlihat ketika kecil. Baik dari keaktifan fisik maupun kemampuan si kecil dalam belajar mengenal lingkungan sekitar. Orang tua yang peka dan selalu memperhatikan tumbuh kembang sang anak tidak akan merasa kesulitan untuk mengetahui kepintaran yang dimilikinya. Namun, agar Anda lebih yakin terhadap kepandaian si kecil, berikut ada beberapa cara melatih kepintaran anak.

  1. Mintalah anak untuk berpendapat

    Ketika Anda merasa ragu untuk memutuskan suatu hal, misalnya menentkan tempat berlibur atau memilih warna ketika ingin mendesain kamar Anda dapat meminta si kecil untuk berpendapat. Biarkan anak untuk mengeluarkan pendapatnya dan tanyalah apa yang menjadi alasan bahwa anak telah memilih hal tersebut.

  2. Buatlah anak merasa penasaran

    Ketika anak bertanya janganlah Anda menjelaskan secara lengkap. Biarkan anak untuk merasa penasaran dan bertanya kembali karena belum puas terhadap jawaban yang diperolehnya.

  3. Ajari anak untuk membaca, menulis, dan berhitung

    Anak yang pandai mampu menangkap pembelajaran dengan cepat. Ketika orang tua mengajarkan suatu hal, anak akan senang menerimanya karena rasa ingin tahu yang besar.

  4. Biarkan anak untuk kreatif

    Anak yang cerdas memiliki kreatifitas yang tinggi. Hal ini dapat diamati dari perbuatan sehari-harinya seperti cara ia bermain. Biasanya anak akan mencoba suatu hal yang baru sebagai cara penyampaian ide kreasinya.

  5. Tanya anak mengenai cita-citanya

    Pemikiran anak masihjujur apa adanya. Oleh sebab itu, penting untuk menanyakan cita-cita karena dapat memotivasinya dalam giat belajar. Agar lebih jelas tanyakan mengapa anak memilih cita-cita tersebut.

Demikianlah cara melatih kepintaran anak sejak dini. Agar pertumbuhan dan perkembangan anak selalu lancar, berilah asupan gizi dengan memberi susu formula dari produk WYETH. Gizi yang terkandung dalam susu WYETH  mampu mempengaruhi perkembangan otak yang normal sehingga menjadi pondasi kemampuan kognitif dan produktivitas anak di masa depan.

Perencanaan untuk Mencukupi Biaya Pendidikan Anak

pendidikan anak

Ketika Anda menikah, Anda tentunya berencana untuk memiliki anak, bukan? Jika iya, mulai dari sekarang, persiapkan diri untuk mencukupi kebutuhannya. Ingat, mempunyai anak itu tidaklah murah. Anda sebagai orang tua bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhannya, dari kebutuhan dasar seperti makan sampai dengan memenuhi biaya pendidikan anak. Tanpa perencanaan yang bagus, Anda bisa kerepotan sendiri meminjam ke sana-sini demi membayar uang pangkal sekolah.

Baca juga : Perkembangan, pengertian, fasilitas alat pembayaran di indonesia

Jadi, apa yang sebaiknya dilakukan oleh orang tua baru demi menyiapkan biaya pendidikan untuk anak? Dari yang sederhana sampai perencanaan jangka panjang, ini yang harus dilakukan:

 

  • Menyisihkan pendapatan

Seberapa pun gaji yang Anda dapatkan, selalu sisihkan sebagian sebagai persiapan untuk biaya pendidikan nantinya. Lebih baik lagi jika Anda membuka rekening tabungan untuk pendidikan.

  • Rencanakan jumlah anak

Semakin banyak anak Anda, jelas biaya kehidupan dan pendidikan mereka akan semakin meroket. Rencanakan berapa jumlah anak yang Anda inginkan, dan buat anggarannya dari sekarang.

  • Rancang anggaran

Mulailah membuat anggaran pendidikan untuk anak, termasuk dalam hal pendapatan Anda, tujuan sekolah, biaya dan uang pangkal, dan perhitungkan inflasinya.

  • Prioritas keuangan

Buatlah persiapan pendidikan anak menjadi prioritas keuangan Anda, sehingga Anda menyisihkan dana lebih besar untuk disimpan demi keperluan tersebut.

 

Ketika Anda sudah merencanakan apa kebiasaan keuangan Anda, sekarang waktunya memilih bentuk simpanan yang tepat, Anda bisa menggunakan:

 

  • Tabungan pendidikan

Bank akan otomatis memotong rekening utama Anda untuk dimasukkan di sini. Mudah dan praktis, bisa cair kapan saja. Namun bunganya paling rendah.

  • Asuransi pendidikan

Dikeluarkan perusahaan asuransi, dan baru bisa cair kalau pemberi nafkah meninggal atau sudah selesai jangka waktunya.

  • Reksadana

Investasi dalam jangka waktu tertentu, dan mempunyai resiko, namun mempunyai potensial keuntungan yang tinggi.


Selain itu, masih ada lagi cara-cara seperti deposito, investasi emas, tabungan yang biasa, dan strategi lain untuk menyimpan
biaya pendidikan anak. Anda tidak dibatasi untuk hanya melakukan 1 saja dan mengabaikan yang lainnya. Sebaliknya, jika pendapatan Anda memang cukup, Anda bisa melakukan semuanya itu, demi menjamin anak Anda mendapatkan biaya cukup saat sekolah nanti.

‘Tantangan’ Untuk IPB Membuat Kelapa Umur Pendek

Kelapa merupakan salah satu tanaman yang biasanya ditemukan di daerah pesisir. Cocos nucifera termasuk ke dalam tumbuhan dari suku aren-arenan atau dari Arecaceae. Tumbuhan ini memiliki manfaat hampir di setiap bagiannya sehingga tidak sedikit daerah yang menggantungkan hidupnya dari kelapa. Salah satunya adalah di Kulon Progo dan IPB (Institut Pertanian Bogor) yang memiliki fokus pada pangan ditantang untuk dapat menciptakan inovasi kelapa berumur pendek.

Seperti yang dikemukakan oleh Bambang Tri Budi yang merupakan Kepala dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Kulon Progo, tanaman kelapa sangat dibutuhkan di daerah Kulon Progo karena tanaman tersebut menjadi mata pencaharian bagi 6.800 penduduk. Di Kulon Progo, hingga saat ini perkebunan masih mengandalkan komoditas kelapa namun karena tingginya pohon kelapa yaitu sekitar 20-30 meter, banyak penderes yang meninggal yaitu sebanyak 24 orang setiap tahunnya yang disebabkan karena jatuh dari pohon kelapa.

Karena alasan tersebut, untuk mengurangi adanya penderes yang jatuh dari pohon, Bambang Tri Budi mengharapkan Institut Pertanian Bogor untuk dapat membuat sebuah inovasi tanaman kelapa. Inovasi yang diharapkan dari IPB adalah tanaman kelapa dengan umur pendek. Walaupun tanaman tersebut memiliki umur yang pendek, akan tetapi, tanaman pesisir tersebut mampu tumbuh tegak dan mempunyai kandungan nira yang tinggi.

Sebelum mengajukan ‘tantangan’ ke universitas IPB (Institut Pertanian Bogor) mengenai tanaman kelapa, permintaan serupa juga disampaikan ke LIPI namun belum ada hasilnya. Permintaan mengenai inovasi kelapa tidak hanya bertujuan agar dapat mengurangi kecelakaan penderes namun juga untuk menjaga komoditas ekspor yang telah dihasilkan oleh petani gula Kelapa yang membuat gula semut. Gula semut yang telah diekspor ke 10 negara tujuan tersebut, termasuk ekspor ke Kanada, Eropa dan Amerika Serikat, dihasilkan dari luas perkebunan di Kulon Progor seluas 16 ha yang ada di 12 kecamatan. Pengembangan kelapa di Kulon Progo sebagian besar terdapat di Kecamatan Kokap, Sentolo dan Girimulyo yang telah menerapkan standar produksi yang sesuai dengan persyaratan indikasi geografis menurut PP No.51 Tahun 2007 sedangkan kedepannya akan dikembangkan di Kecamatan Kalibawang, Pengasih, Nanggulan dan Lendah.